
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mendengar kabar soal driver ojek online (ojol) hanya menerima bantuan hari raya (BHR) kurang dari Rp 1 juta per kepala. Menurutnya, bantuan tersebut terlalu kecil dan perlu ditambah!
“Saya mendengar mereka (driver ojol) akan terima kurang lebih Rp1 juta tiap pekerja. Saya mengimbau pengusaha swasta, kalau bisa, ya ditambah lah (nominal BHR ojol). Ini imbauan,” ujar Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia , Sabtu (22/3).