
Gelombang demonstrasi menolak revisi Undang-Undang TNI yang diduga membuka peluang kembalinya dwifungsi militer kembali memanas di Kota Malang. Aksi yang digelar pada Minggu malam, 23 Maret 2025, diwarnai bentrokan antara massa demonstran dengan aparat keamanan.
Namun, yang menjadi sorotan utama adalah laporan serangan terhadap tenaga medis dan jurnalis yang tengah bertugas di lokasi, memicu kemarahan warganet di berbagai platform media sosial.