Penurunan Ekspor CBU dan CKD pada Tahun 2024
Ekspor mobil buatan Indonesia tahun 2024 mengalami penurunan dibanding 2023, dengan total ekspor mencapai 472.194 unit, turun 6,5 persen. Menurut Toyota, penurunan ini disebabkan oleh kenaikan permintaan domestik yang tinggi dan kondisi global yang kurang mendukung. Selain itu, ekspor CKD juga menurun drastis dari 65.781 unit pada 2023 menjadi 46.311 unit pada 2024.
Analisis Data Gaikindo
Data Gaikindo menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan ekspor CBU dan CKD. Penurunan ekspor ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti permintaan global yang lesu, ketatnya kompetisi, dan kenaikan biaya logistik.
Saran untuk Memperbaiki Performa Ekspor
Untuk meningkatkan ekspor mobil Indonesia, diperlukan strategi yang lebih kuat dalam mengembangkan teknologi dan memperkuat ekosistem industri otomotif. Peningkatan kualitas produksi dan diversifikasi pasar ekspor dapat menjadi langkah strategis untuk mengatasi tantangan ini.